Dalam rangka evaluasi penyampaian SPPT – PBB P2 buku 1 dan 2 tahun 2020, Badan Pendapatan aderah Kabupaten Subang mengadakan pertemuan antara Wakil Bupati Subang yang mewakili Bupati Subang dengan para Camat se-Kabupaten Subang di Ruang Rapat Bupati II. Jum’at (6/3/20).

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi atau yang biasa disapa Kang Akur menyampaikan bahwa Peningkatan Pendapatan Asli Daerah merupakan salah satu modal keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan daerah, karena PAD menentukan kapasitas daerah dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan baik pelayanan publik maupun pembangunan.

Salah satu sumber PAD adalah dari sektor pajak yang salah satunya adalah pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan.

Wabup sangat mengapresiasi kegiatan hari ini karena merupakan bentuk keseriusan Bapenda dan seluruh camat dalam mewujudkan Subang Jawara melalui pencapaian target PBB P2 buku 1 dan 2.

Evaluasi secara berkala dan intensif merupakan sebuah langkah yang tepat agar realisasi PBB P2 di Kabupaten Subang mencapai target sehingga pembangunan di Kabupaten Subang berjalan sesuai dengan perencanaan.

Wakil Bupati Subang menginstruksikan agar SPPT PBB P2 buku 1 dan 2 dapat diterima langsung oleh wajib pajaknya, segera distribusikan SPPT PBB P2 ke seluruh Kecamatan, dari Kecamatan ke desa selanjutnya dari desa ke wajib pajak melalui petugas PBB yang sudah diberikan tugas dibuktikan dengan potongan SPPT PBB 2 telah ditandatangani oleh wajib pajak.

Kepada seluruh camat agar memantau langsung perkembangan dan terus berkoordinasi dengan seluruh kepala desa dan lurah di wilayahnya masing-masing. Buatkan rekap setiap minggunya sehingga dapat dibuatkan langkah-langkah strategis bila pada bulan mei capaian realisasi PBB P2 masih di bawah 50%.

14 hari setelah Akselerasi Penerimaan PBB P2 Tahun 2020 serta Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Bapenda Kabupaten Subang dengan Kejaksaan Negeri Subang tahun 2020 di Kantor Bank BJB Subang pada tanggal 20 Februari 2020, diharapkan SPPT sudah sampai ke wajib pajak masing-masing oleh desa yang diharapkan masyarakat bisa menyiapkan diri untuk bayar PBB.

Kang Akur mengajak dan mendorong bagi Camat dan Kepala Desa untuk focus untuk kerja keras dan bersinergi guna memenuhi target capaian PBB.

Selain itu Kang Akur berharap capaian PBB ditempel ditiap desa dan kecamatan, supaya masyarakat mengetahui wajib pajak yang sudah bayar dan mengetahui target capaian PBB di Desa atau Kecamatan sehingga memotivasi masyarakat Wajib pajak untuk membayar.

Bagi kecamatan dan desa yang tanginas dalam urusan PBB akan diberikan reward dan sebaliknya bila lambat akan diberikan punishment.

Untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder yang ada agar pencapaian target PBB P2 sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan yaitu tanggal 30 September 2020.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Subang Dadang Kurnianudin menyampaikan bahwa penerimaan Evaluasi PBB Buku I da 2 tersebut adalah camat melaporkan kepada Bupati atau wakil Bupati bagaimana pelaksanaan distribusi SPPT desa dan bagaimana situasi petugas desa kepada para wajib pajak di daerah.

Data PBB akan sesuai bila setelah batas waktu jatuh tempo habis sehingga dengan olah data yang sesuai dan walaupun ada perubahan-perubahan pada penetapan SPPT diakhir tahun tidak akan menimbulkan permasalahan karena sesuai dengan perhitungan.

Pokok ketetapan SPPT PBB P2 buku 1 dan 2 tahun 2020, sudah didistribusikan sebanyak 912.498 SPPT kepada masyarakat Wajib Pajak ke seluruh wilayah Kabupaten Subang dan seluruh desa sudah melaksanakan transaksi pembayaran PBB P2 buku 1 dan 2 tahun 2020 dengan target sesuai pokok ketetapan 44 milyar.

Untuk mengingatkan kepada camat mengenai potensi PBB yang sudah berubah status bentuk dan peruntukannya seperti tanah kosong sekarang menjadi pabrik, ruko, rumah dan lain sebagainya untuk segera menginformasikan kepada Bapenda untuk didata oleh tim verifikasi lapangan. Hal tersebut untuk lebih terfokus pendataan potensi pendapatan PBB.